Sabtu, 24 November 2012

Laporan Praktikum Mengukur Luas Daun










MENGUKUR LUAS DAUN



LAPORAN PRAKTIKUM



Diajukan sebagai salah satu tugas Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan



logo
 


















Disusun oleh :
Fenny Athiatul Faizah          1141175001030
Nengsri Susanti                 1141175001051
I’mal Khairu Fakhrijal Aziz    1141175001046







UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG



FAKULTAS PERTANIAN PRODI AGROTEKNOLOGI



2012
 




KATA PENGANTAR


Bismillahhirahmanirahim…

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT , karena atas petunjuk dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan Laporan praktikum Fisiologi tumbuhan ini dengan baik.
Laporan praktikum Fisiologi tumbuhan dengan judul Mengukur Luas Daun ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat penilaian pada mata kuliah Fisiologi tumbuhan semester III.
Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1.            Endah Fitriyah, SP., Mp. selaku dosen dalam Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan, yang telah membimbing penulis dalam penyusunan Laporan Praktikum ini, sehingga hal tersebut dapat menjadikan sebuah wawasan baru bagi penulis. 
2.            Teman-temanku seperjuangan dan sepenanggungan serta pihak-pihak lainnya yang
telah membantu dalam penyusunan laporan praktikum Fisiologi tumbuhan ini, baik dengan materil maupun non materil.
Penulis sadar bahwa dalam penyusunan laporan praktikum Fisiologi tumbuhan ini masih terdapat kekurangan dan mungkin jauh dari kesempunaan, penulis pun sadar bahwa kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Namun sebagai manusia, kita pun harus berusaha mempersembahkan yang terbaik dalam hal apapun. Untuk itu, penulis sangat terbuka dalam menerima segala kritik maupun saran sebagai pembangun agar penulis dapat menyusun laporan dengan lebih baik lagi.
Akhir kata penulis berharap agar laporan praktikum Fisiologi tumbuhan ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan juga bermanfaat bagi para pembacanya. Semoga Allah mencatat amal kita untuk memperoleh ilmu pengetahuan sebagai amal shaleh. Amin...




Karawang,  23 Oktober 2012




                                                                                                                        Penulis




DAFTAR ISI 



           
KATA PENGANTAR................................................................................ i
DAFTAR ISI............................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1                                                                                                                                                                                                                                                                                          LATAR BELAKANG........................................................................................ 1
1.2                                                                                                                                                                                                                                                                                          TUJUAN 2
1.3                                                                                                                                                                                                                                                                                          WAKTU DAN TEMPAT.............................................................................................. 2
BAB II KAJIAN TEORI
2.1 BAHAN DAN ALAT.......................................................................... 3
2.2 CARA KERJA.................................................................................... 3
2.3 HASIL PENGAMATAN..................................................................... 4
2.4 PEMBAHASAN................................................................................. 5
BAB III KESIMPULAN............................................................................ 6
PENUTUP................................................................................................. 7












BAB I
PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG
            Daun  merupakan organ fotosintesis utama dalam tubuh tanaman, yang merupakan tempat terjadinya proses perubahan energi cahaya menjadi energy kimia dan tempat produksi karbohidrat (glukosa) yang diwujudkan dalam bentuk bahan kering. Dalam analisis pertumbuhan tanaman, perkembangan daun menjadi perhatian utama. Berbagai ukuran dapat digunakan, seperti pengukuran indeks luas daun (ILD), nisbah luas daun (NLD) dan nisbah berat daun (NBD) pada waktu tertentu. Perubahan-perubahan selama pertumbuhan mencerminkan perubahan bagian yang aktif berfotosintesis (Sumarsono, )
            Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengukur luas daun antara lain : metode kertas mili meter, area meter, fotografi, gravimetric dan plong.
            Metode kertas millimeter. Metode ini dapat diterapkan cukup efektif pada daun dengan bentuk daun relatif sederhana dan teratur. Pada dasarnya, daun digambar pada kertas millimeter yang dapat dengan mudah dikerjakan dengan meletakkan daun diatas kertas millimeter dan pola daun diikuti. Luas daun ditaksir berdasarkan jumlah kotak yang terdapat dalam pola daun. Sekalipun metode ini cukup sederhana, waktu yang dibutuhkan untuk mengukur suatu luasan daun relatif lama, sehingga ini tidak cukup praktis diterapkan apabila jumlah sampel banyak.
            Area meter. Merupakan alat pengukur luas daun dengan cara meletakkan semua daun yang telah dirompes di atas alat berjalan area meter. Jalankan alat, luas daun dapat dibaca (menggunakan leaf area meter). Keuntungan hasil lebih akurat, namun alatnya mahal.
            Fotografi. Metode ini sangat jarang digunakan, dengan metode ini, daun-daun tanaman ditempelkan pada suatu bidang datar yang berwarna terang (putih) dipotret bersama-sama dengan suatu penampang atau lempengan (segi empat) yang telah diketahui luasnya. Luas hasil foto daun dan lempengan acuan dapat diukur. Luas daun kemudian dapat ditaksir berdasarkan perbandingan luas hasil foto seluruh daun dengan luas lempenganm acuan tersebut.
            Gravimetri. Metode pengukuran luas daun dengan perbandingan dapat dilakukan dengan menggunakan kertas yang seragam. Daun yang akan diukur luasnya digambar pada kertas, digunting kemudian ditimbang. Luas daun dapat ditentukan dengan membandingkan berat potongan ketras dengan berat kertas yang sudah diketahui luasnya.
            Plong. Metode pengukuran luas daun ini hampir sama dengan gravimetri, tetapi pada metode ini tidak menggunakan kertas.

1.2  TUJUAN PRAKTIKUM
Untuk mengukur luas daun beberapa tanaman dengan metode gravimetric dan plong.

1.3  WAKTU DAN TEMPAT
Tanggal                       : Rabu, 17 Oktober  2012
            Waktu                         : Pukul 11.00 – 13.30 WIB
            Tempat                        : Ruang D2 Fakultas Pertanian, UNSIKA























BAB II
KAJIAN TEORI

2.1  BAHAN DAN ALAT
 Bahan      :
-          Daun Jati
-          Kertas koran

Alat           :
-          Timbangan
-          Gunting
-          Penggaris
-          Alat tulis

2.2  CARA KERJA
1.      Gravimetri
Petik beberapa daun yang telah diukur luasnya.
Letakkan daun pada kertas yang telah disediakan (kertas Koran atau kertas HVS bekas) dan gambar.
Gunting gambar daun tersebut dan timbang misalnya X gram
Luas daun =  X 100 cm2
 
Gunting kertas yang sama dengan ukuran 10 cm x 10 cm, kemudian ditimbang misalnya Y gram

2.      Plong
Petik beberapa helai daun yang akan diukur luasnya, kemudian timbang semua daun, misalnya A gram
Luas daun =  X 25 cm
 
Gunting daun tersebut dengan luasan tertentu (5 cm x 5 cm),  kemudian timbang Misalnya B gram





2.3  HASIL PENGAMATAN
1.      Gravimetri
X1 = 0.4          X2= 0.6           X3=0.5
Y = 0.6
a.       LD1 =  X 100 cm2
  =   x 100 cm2
  = 100 cm2
b.      LD2 =  X 100 cm2
  =   x 100 cm2
  = 150 cm2
c.       LD2 =  X 100 cm2
  =   x 100 cm2
  = 80 cm2
            Jumlah : 100 + 150 + 80 = 330 cm2
            Rata-rata : 110 cm2
2.      Plong
A1 = 2.4          A2 = 2.7          A3 = 1.4
B1 = 0.6          B2 = 0.4          B3 = 0.4
a.       LD1 =  X 25 cm
  =   x 25 cm
= 100 cm
b.      LD2 =  X 25 cm
  =   x 25 cm
= 168,75 cm
c.       LD3 =  X 25 cm
  =   x 25 cm
= 87,5 cm
Jumlah : 100 + 168,75 + 87.,5 = 356,25 cm
Rata-rata : 118,75 cm

2.4  PEMBAHASAN
Pertanyaan : “Bandingkan hasil pengamatan ?”
Perbandibgan gravimetric dan plong dapat dilihat :
1.      Luas daun yang pertama (LD1) hasilnya sama yaitu 100 cm2 dan 100 cm
2.      Luas daun yang kedua berbeda hasilnya (LD2) yaitu 150 cm2 dan 168,75 cm, maka selisihnya 18,75 cm2
3.      Luas daun yang ketiga berbeda hasilnya (LD3) yaitu 80 cm2 dan 87.5 cm, maka selisihnya 7.5 cm2
4.      Jika dirata-ratakan, perbandingan antara gravimetric dan plong adalah 110 cm2 : 118,75 cm
Jadi hasil plong > hasil gravimetri
5.      Penyebab perbedaannya berdasarkan ketebalan daun, umur daun , dsb. Jadi ketika ditimbang terdapat variasi berat daun. Tetapi jika ketras itu sama rata beratnya karena dari segi ketebalan itu sama hanya yang membedakan lebar dan panjangnya yang memberatkan.


















BAB III
KESIMPULAN

            Pada percobaan praktikum yaing telah di lakukan untuk mengetahui pengaruh Luas daun dengan Cara gravimetri dan plong dapat disimpulkan bahwa :
1.      Pada pengukuran luas daun dengan menggunakan metode gravimetric dapat diterapkan cukup efektif pada daun yang bentuk daun relative sederhana dan teratur. Sekalipun metode ini cukup sederhana, waktu yang dibutuhkan untuk mengukur luasan daun relative lama,sehingga ini tidak cukup praktis diterapkan jika jumlahsampel banyak.
2.      Metode pengukuran luas daun dengan cara plong ini hampir sama dengan gravimetri, tetapi pada metode ini tidak menggunakan kertas.





















BAB IV
PENUTUP

Demikian laporan praktikum Fisiologi tumbuhan yang berjudul “Mengukur Luas Daun” yang telah kami buat. Semoga dapat menjadi bahan pertimbangan penilaian mata kuliah Fisiologi tumbuhan.Mohon maaf apabila dalam laporan ini terdapat banyak kekurangan, karena keterbatasan data dan lain sebagainya, kami ucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu terlaksananya praktikum imu tanah ini.Semoga laporan praktikum ini dapat bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi diri kami sendiri.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar